Tetas

Tetas

Awal Sanggar TETAS Di bentuk dari anggota Remaja Masjid Nurul Ikhwan dan mereka berasal dari kalangan beragam, kian memotivasi Endra untuk mendirikan sebuah grup teater. Bermodal dasar kalimat penyemangat, “Kalau mau seribu daya, tak mau seribu kilah”, didirikannyalah Sanggar Teater Tanjung Sari (Tetas), Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang pada 30 Oktober 2008. Tak bermuluk-muluk, Endra sebatas menggencarkan pergelaran Sanggar Tetas dalam lingkup desa dan kecamatan di Kabupaten Deli Serdang pada awal-awal kehadirannya. Hasilnya, pergelaran demi pergelaran kian mengundang hasrat para remaja dan pemuda untuk ikut bergabung. “Sampai sekarang anggota Sanggar Tetas ada sekitar 40 orang,” ungkap Endra. Endra pun memaklumi, selain teater, di antara puluhan remaja dan pemuda anggota Sanggar Tetas itu ada yang memiliki bakat seni lain, sehingga harus diupayakan bagaimana agar mereka tak merasa jenuh karena tak memiliki rutinitas kegiatan lain kecuali pergelaran teater yang untuk mempersiapkannya butuh waktu hingga hitungan bulan. Untuk itulah, seiring waktu di Sanggar Tetas juga diaktifkan pelatihan tari, musik dan dekorasi atau tata pentas. Selain tiada rasa jenuh, kegiatan itu ternyata semakin menguatkan semangat para anggota sanggar untuk tetap bersatu di dalam kebersamaan. Ditambah lagi, seni tari (gerak), musik dan tata pentas merupakan unsur penyempurna yang memang dibutuhkan dalam setiap pergelaran teater oleh Sanggar Tetas. Upaya menyiapkan mental dan menanamkan kepercayaan diri pada para anggota pun dilakukan Endra, melalui pergelaran ke luar dari wilayah Kabupaten Deli Serdang. Salah satunya, pada 21 dan 22 Juni 2014 Sanggar Tetas mempergelarkan cerita “Bandung Bon dowoso” versi sanggar teater tersebut. Finansial dan Prestasi Upaya Endra menyemai semangat Medan di Deli Serdang – dalam berkesenian khususnya teater – kini sedikit-banyaknya telah berbuah positif bagi para anggota maupun Sanggar Tetas dalam hal finansial dan prestasi. “Alhamdulillah, Sanggar Tetas sering dipercaya pemkab untuk pengadaan keperluan acara-acara kesenian dan budaya. Pekerjanya, ya anggota, jadi adalah sedikit-sedikit untuk penghasilan mereka,” kata Endra. Soal prestasi grup, menurut Endra, Sanggar Tetas yang memulai aktivitasnya dari desa hingga kini telah berkali-kali memenangi berbagai lomba/festival baik di tingkat Kabupaten Deli Serdang maupun Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Di antaranya:

juara I Dekorasi Stand MTQ Tingkat Sumut 2009

juara I Dekorasi Stand MTQ Tingkat Sumut 2010

juara I Dekorasi Stand MTQ Tingkat Sumut 2011

juara I Dekorasi Stand MTQ Tingkat Sumut 2012

juara III Dekorasi Stand MTQ Tingkat Sumut 2012

dan juara II Dekorasi Stand MTQ Tingkat Sumut 2014